Selasa, 14 Mei 2019

Dampak buruk radiasi ponsel bagi kesehatan

Dampak buruk radiasi ponsel bagi kesehatan


Nama : Nadia Maulidni
Nim    : C1AA18076

A. Pengerti
Radiasi pada dasanya adalah suatu cara perambatan energi dari sumber energi ke lingkungannya tanpa membutuhkan panas. Beberapa contoh adalah perambatan panas, cahaya, dan gelombang radio. Dalam ruang hampa, gelombang ini semuanya merambat dengan kecepatan yang sama, yaitu 3 x 108 m/s. Tubuh manusia akan tersinari oleh berbagai frekuensi gelombang magnetic yang kompleks. Tingkat paparan gelombang elektromagnetik dari berbagai frekuensi berubah secara signifikan sejalan dengan perkembangan teknologi yang menimbulkan kekhawatiran bahwa paparan dari gelombang elektromagnetik ini dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan fisik manusia. Ada kemungkinan gangguan tersebut adalah electrical sensitivity. Electrical sensitivity adalah gangguan fisiologis dengan tanda dan gejala neurologis maupun kepekaan, berupa berbagai gejala dan keluhan. Gangguan ini umumnya disebabkan oleh radiasi elektromagnetik yang berasal dari jaringan listrik tegangan tinggi atau ekstra tinggi, peralatan elektronik di rumah, di kantor maupun industri. Perhatian khusus untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah fakta bahwa, jika ada yang merugikan efek kesehatan dibuat dari penggunaan ponsel, itu akan menjadi perhatian global karena negara-negara berkembang membangun teknologi ini sebagai prioritas daripada sistem telepon kabel yang lebih mahal. Dengan demikian, bahkan dampak kecil pada kesehatan dapat memiliki Konsekuensi utama kesehatan masyarakat. Telepon seluler (ponsel) ternyata sangat berpotensial menimbulkan berbagai keluhan tersebut. Penggunaan telepon seluler (ponsel) sekarang ini menjadi bagian dari kebutuhan dan gaya hidup sehari-hari. Tahun 2009 penggunaan telepon seluler meningkat dalam jumlah besar diseluruh dunia yaitu lebih dari 4,3 miliar pengguna, telepon seluler bekerja dengan cara memancarkan sejenis radiasi elektromagnetik radio frekuensi. Pengeluaran energi maksimal radiasi elektromagnetik dari telepon seluler berkisar 0,6-1 watt.1 Pengukur energi radio frekuensi (RF) yang diserap oleh jaringan tubuh pengguna telepon seluler bisa dinyatakan sebagai unit dari watt perkilogram (W/kg). Optik merupakan alat bantu penglihatan yang penting dalam kehidupan, salah satunya adalah mata. Mata merupakan indra penglihatan yang dapat menangkap berkas cahaya yang dipantulkan dari sebuah benda.Cedera dan penyakit mata bisa mempengaruhi penglihatan. Para ahli mengatakan bahwa smartphone semakin sering diproduksi dengan layar lebih cerah digunakan siang dan malam, dan kemungkinan akan lebih sering terjadi. Menggunakan smartphone di tempat tidur dan dalam gelap dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan. Peningkatan penggunaan smartphone di era sekarang ini menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat tentang efek negatif radiasi sinar smartphone terhadap kesehatan salah satunya fungsi penglihatan.Penemuan baru menunjukkan bahwa EMR dalam bentuk energi gelombang radio rendah terbukti bisa merusak DNA. Hasilnya sel-sel tubuh yang terkena paparan gelombang elektromagnetik seperti pada handphone mengalami kerusakan yang signifikan bahkan mutasi sel-sel ini bisa menjadi penyebab timbulnya kanker. Beberapa akibat buruk yang biasa terjadi pada tubuh manusia menurut sejumlah penelitian antara lain meningkatkan resiko terkena tumor telinga, kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, mengakibatkan meningioma, neurioma akustik, acoustic melanoma dan kanker ludah (Kurnianastiti, 2009).

B. Dampak Negatif 
Dampak negatif kepada para penggunanya adalah menyebabkan penggunanya lebih bersikap individualis. Bisa dikatakan manusia individualis karena menyebabkan lupa berkomunikasi dan berinteraksi terhadap lingkungan disekitarnya. Pengguna teknologi lebih mementingkan menggunakan teknologi yang ada ditangannya daripada menyapa orang di sekitar lingkungannya. Dampak negatif dari penggunaan handphone tersebut terjadi akibat kesalahan dalam penggunaannya. Mengingat dampak negatif handphone terhadap kesehatan tesebut maka tinggal sekarang bagaimana kita mengatur penggunaannya, jangan berlebihan, apapun kalau dilakukan secara berlebihan akan menimbulkan dampak yang tidak baik.



Referensi : 
Swamardika, A 
Pengaruh radiasi elektromagnetik terhadap kesehatan manusia. Vol. 8 No.1 Januari - Juni 2009.

Bawelle, C.F.N.  Lintong, F.  Rumampuk, J
Hubungan penggunaan smartphone dengan fungsi penglihatan pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 4, Nomor 2, Juli-Desember 2016. 

Tamsuri, A.  Prakoso, B. P. S.
Hubungan pengetahuan tentang dampak penggunaan handphone pada kesehatan dengan perilaku penggunaan handphone pada remaja. Vol.2 No.2; 1 Juli – 31 Desember 2011.

Marpaung, J 
Pengaruh penggunaan gadget dalam kehidupan. Jurnal KOPASTA, 5 (2), (2018) 55-64 

Repacholi, M.H 
Health risks from the use of mobile phones. Toxicology Letters 120 (2001) 323–331. Occupational and En6ironmental Health, World Health Organization, 1211 Gene6a 27, Switzerland

Kesari, K. K.  Siddiqui, M.H.  Meena, R.  Verma, H.N. & Kumar, S. Cell phone radiation exposure on brain and associated biological systems. Indian Journal of Experimental Biology Vol.51, March 2013, pp. 187-200. 

      Terimakasih semoga bermanfaat 😊